Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Pada saat menentukan layanan web hosting, biasanya Anda akan dihadapkan dengan berbagai pilihan. Misalnya shared hosting dan cloud hosting. Apabila tidak tahu mana yang akan dipilih, tentunya akan bingung sendiri bukan? Namun tenang saja, pada artikel berikut ini, akan dijelaskan perbedaan cloud hosting dan shared hosting.

Bagi pengguna awal, mungkin sering bertanya apa itu hosting? Hosting sendiri adalah suatu layanan yang dipakai untuk menyimpan berbagai macam data dari sebuah website atau blog. Data yang tersimpan bentuknya beragam seperti teks, video, gambar, maupun file yang dapat diakses oleh pengguna internet.

Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Kedua layanan hosting ini, memiliki perbedaan yang sebaiknya Anda pahami. Berikut penjelasan lengkapnya mengenai perbedaan shared hosting dan cloud hosting:

1. Shared Hosting

Apa itu share hosting? Shared hosting adalah layanan web hosting paling basic. Sebab satu akun hosting digunakan secara bersama-sama dengan akun hosting lainnya dalam satu server yang sama. Jadi, satu server akan dipakai banyak akun dengan memakai RAM, resource storage, dan processor yang dipakai bersama-sama.

Hosting jenis ini menjadi opsi paling tepat untuk Anda yang baru belajar membuat website atau blog. Pasalnya, harga hosting ini paling murah bila dibandingkan jenis layanan hosting lainnya.

Selain itu, pengguna juga tidak dituntut untuk mempunyai pengetahuan lebih soal teknis, sebab pengelolaan server ini dilakukan oleh penyedia layanan. Namun, layanan hosting ini memiliki keterbatasan resource server pada saja membuat jenis web hosting, yakni tidak mempunyai kemampuan untuk memberikan fasilitas dengan traffic tinggi dan banyak data.

Tidak hanya itu, jika Anda memakai server shared hosting, maka akan sering mengalami downtime. Sebab resource yang dimiliki digunakan oleh satu akun, sehingga akun lainnya terkena efeknya.

2. Cloud Hosting

Apa itu Cloud hosting? Jenis hosting ini sendiri adalah salah satu layanan web hosting yang memberikan tempat pada semua data web pengguna ke cloud. Artinya data yang disave berada di server virtual, tidak lagi memakai server fisik seperti shared hosting.

Layanan hosting ini memiliki arsitektur yang lebih aman, apabila terjadi kendala pada server. Namun server lain, tidak terpengaruh alias normal yang akan menggantikan tugas server yang sedang bermasalah. Apabila tidak ada web yang akan terkena efek dari kendala server yang tengah terjadi.

Layanan hosting ini cenderung menggunakan prinsip tolong menolong antar server satu dengan yang lainnya. Pengguna juga bisa menambahkan jumlah server yang bisa dipakai sesuai keperluan website.

Sama seperti layanan hosting sebelumnya, di cloud hosting juga pengelolaan servernya dilakukan oleh penyedia layanan itu sendiri. Biaya per bulan, dari server cloud hosting juga agak lebih mahal, jika dibandingkan dengan shared hosting.

Jika diumpamakan, memakai layanan cloud hosting layaknya Anda memakai AirBnB. Situs platform yang menawarkan rumah pribadi atau kamar untuk disewakan. Anda harus berbagi peralatan yang tersedia pada rumah tersebut dengan penghuni lain. Apabila Anda telah siap berpindah ke tempat yang lebih besar maupun kecil, bisa menentukan tempat lain yang sudah terdaftar di AirBnB.

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Adanya perbedaan cloud hosting dan shared hosting harus dilihat secara tepat, karena setiap hosting memiliki kelebihan dan kekurangan. Jangan sampai keliru memilih  hanya karena tergiur harga yang murah, tapi pilih yang performanya terbaik.

Kelebihan Kekurangan Shared Hosting

Layanan hosting shared juga memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan yang sebaiknya Anda ketahui.

1. Kelebihan

Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki dari server shared hosting, seperti:

  • Harga paling murah di antara layanan hosting lain seperti cloud, VPS, dan dedicated server.
  • Pengelolaan server sepenuhnya diserahkan ke penyedia layanan hosting.
  • Pengguna lebih gampang, sebab semua keperluan sudah tersedia di dalam akun shared hosting.
  • Layanan yang cocok digunakan untuk pemilik website atau blog dengan traffic skala kecil.
  • Memiliki control panel yang jauh lebih simple dan mudah.

2. Kekurangan

Terdapat beberapa kekurangan dari layanan shared hosting, di antaranya:

  • Akan sering terjadi server downtime.
  • Resource server tidak dibagi secara rata setiap akun.
  • Memiliki beragam batasan pemakaian sumber daya yang ada.
  • Satu server, memungkinkan mendapati masalah, apabila ada salah satu akun yang bermasalah entah itu terkena malware maupun overload.
  • Tidak dapat melakukan penginstalan sesuai yang diinginkan.
  • Keamanan kurang, sehingga rentan terjadi penyalahgunaan fitur dan akses.

Kelebihan Kekurangan Cloud Hosting

Sama seperti layanan hosting pada umumnya, cloud hosting juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

1. Kelebihan

Layanan cloud hosting juga memiliki beberapa kelebihan, seperti:

  • Lebih aman dari kendala server, sebab terdapat cadangan dari server lain.
  • Lebih fleksibel, ketika melakukan penambahan sumber daya, sebab memakai virtual.
  • Biaya dan tenaga lebih hemat, sehingga Anda bisa menikmati kinerja dan performa layaknya VPS, namun dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Tidak membutuhkan, kemampuan teknis, sebab fully managed dari penyedia layanan hosting.

2. Kekurangan

Terdapat beberapa kekurangan yang dimiliki layanan cloud hosting, seperti:

  • Mempunyai harga yang lebih mahal, apabila dibandingkan dengan shared hosting.
  • Tidak memiliki keamanan privasi, sebab semua data tersimpan di pusat cloud server utama.

Kesimpulan:
Walaupun memiliki fungsi yang sama untuk menyimpan file – file, tetapi perbedaan cloud hosting dan shared hosting cukup banyak. Semua tergantung kepada kebutuhan saat ini. Jika mempunyai visi misi jangka panjang, langsung mengambil cloud hosting adalah pilihan yang tepat. Beda jika masih belajar, tahap awal, lebih disarankan memilih yang shared hosting karena saat diawal kebutuhan belum begitu banyak, sehingga alokasi dana bisa dialihkan untuk pengembangan yang lain. Usahakan untuk memilih provider yang menyediakan paket upgrade. Jadi ketika space hosting habis bisa langsung upgrade di provider tersebut tanpa harus ribet dengan masalah migrasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *